Tebu


(Saccharum Officinarum)

Tanaman Tebu dapat tumbuh dengan baik dan produktivitasnya (serta rendemen gulanya) bisa tinggi pada daerah dengan syarat yang paling ideal bersuhu 24° - 33°C. Pada suhu 20°C, pertumbuhan vegetatif mulai melambat namun suhu sejuk ini justru sangat baik untuk fase pematangan (akumulasi sukrosa). Pada daerah bersuhu sangat rendah (di bawah 15°C), pertumbuhan tebu akan sangat terhambat dan tidak optimal.

Daerah tersebut di atas biasanya terdapat pada daerah dataran rendah dengan ketinggian 0 - 500 mdpl. Pada ketinggian di bawah 500 mdpl adalah tempat ideal tumbuh optimal tanaman tebu. Pada ketinggian di atas 800 - 1200 mdpl maka potensinya menurun, pertumbuhan memanjang lebih lambat, dan rendemen gula kurang maksimal karena suhu harian yang terlalu dingin.

Pada lahan Open Field atau lahan terbuka, curah hujan yang ideal adalah 1500 - 2500 mm/tahun. Tebu membutuhkan distribusi air yang merata pada masa pertumbuhan vegetatif, namun wajib memiliki periode kering (kemarau) sekitar 2 - 4 bulan sebelum masa panen untuk menghentikan pertumbuhan daun dan memaksimalkan pembentukan kristal gula (rendemen).

Lama penyinaran pada masa penanaman tebu sangat penting karena tebu termasuk tanaman C4 yang sangat menyukai cahaya matahari penuh (Heliofit). Penyinaran yang ideal adalah 10 - 12 jam/hari tanpa terhalang naungan agar proses fotosintesis berjalan maksimal.

Kondisi tanah yang sesuai dengan morfologi perakaran tebu adalah tanah yang dalam, gembur, memiliki drainase dan aerasi yang baik (seperti tanah aluvial, regosol, atau lempung berpasir) serta ber-pH 6.0 - 7.5. Tebu mampu beradaptasi dan bertahan pada tanah ber-pH 5.5, meskipun penyerapan unsur hara dan pertumbuhannya menjadi tidak maksimal.

Hati-hati terhadap genangan air (waterlogging) pada lahan, karena akar tebu sangat sensitif terhadap kondisi tanah yang becek dan miskin oksigen. Genangan air dapat menyebabkan kebusukan akar dan anjloknya rendemen gula. Pastikan pembuatan parit drainase pada guludan dilakukan dengan sempurna sebelum lahan ditanami.

Untuk detail aplikasi/penggunaan produk Javamas hari per hari, silakan download aplikasi Petani Full Power di Playstore!

Produk yang digunakan untuk budidaya Tebu, antara lain :

  • BIG PHOSPOR
  • BIO FOSFAT+++
  • JAVA BLOOM
  • JAVA GREEN BOOSTER
  • JAVA HIGROS CALSIUM
  • JAVA ZEA
  • NPK BLACK ION
  • NPK SUPER FOLIUM

Untuk detail aplikasi/penggunaan produk Javamas hari per hari, silakan download aplikasi Petani full Power di Playstore!

wa-image
BACK TO TOP